Operasi bentuk tubuh pada umumnya dilakukan dengan proses penyedotan lemak, namun prosedur tersebut terbatas dalam memecahkan masalah untuk kondisi setelah hamil atau untuk menurunkan berat badan dengan sangat drastis yang menyebabkan otot yang mengendur atau kulit yang kehilangan elastisitasnya.Ai??Di id, berbeda dengan metode ektomi kulit pada umumnya, bagian yang berlebihan lemak disedot, kemudian kulit yang kendur pada bagian tersebut akan dipotong dan dibuang serta dikaitkan pada garis pinggul sehingga menghasilkan perut yang kencang dan langsing.
Pengukuran dengan Ultrasonik 3D
Konsultasi dan Desain
Operasi Perut
Perawatan Pasca Operasi
1. Desain Perut
Perut didesain berdasarkan kondisi setiap pasien, seperti jumlah kadar lemak yang berlebihan dan yang tidak diperlukan, serta seberapa kendurnya kulit perut.
2. Penyedotan lemak pada bagian samping dan atas perut
Pembedahan pada bagian bawah perut dan menurunkan volume perut secara menyeluruh
Tips. Karena operasi perut berbeda dengan operasi bagian tubuh lainnya, penyedotan lemak yang tersebar mulai dari bagian depan hingga samping perut, penting untuk dilakukan secara tepat dan secara seimbang dalam satu kali sekaligus.
3. Pembuangan kulit bagian bawah perut yang mengendur
Pembuangan tembok abdominal dan kulit bagian bawah perut untuk memberikan garis perut yang langsing.
Tips. Jika operasi perut yang mengendur hanya disedot lemaknya saja, maka kulit yang mengendur tidak akan diperbaiki sama sekali. Penting sekali untuk melakukan pengencangan garis perut dengan membuang jaringan yang telah mengendur dan turun.
4. Penjahitan
Penjahitan dilakukan pada garis yang akan tertutup oleh pakaian dalam dan bekas luka akan menghilang seiring berjalannya waktu.
Satu orang penanggung jawab untuk mengontrol pembiusan dan kondisi kesehatan pasien selama proses operasi
Mencegah infeksi dengan sistem sterilisasi yang mengutamakan keamanan pasien
Pengawasan dan monitoring dengan sistem live yang mengawasi keadaan pasien selama proses operasi berlangsung
Memberikan hasil yang memuaskan berdasarkan banyaknya pengalaman klinis dan keahlian yang dimiliki
Tersedianya fasilitas penyelamatan dan unit gawat darurat untuk menanggulangi kemungkinan timbulnya situasi gawat darurat
Sistem perawatan pasca operasi untuk meningkatkan hasil operasi