Operasi Revisi Dua Rahang

Penyebab Revisi Operasi Dua Rahang dilakukan

Jika terjadi kesalahan pada diagnosa

Membutuhkan operasi dua rahang tetapi melakukan prosedur operasi yang lain

  • Dagu menonjol, wajah tidak seimbang yang membutuhkan operasi dua rahang, tidak akan cukup dengan operasi kontur wajah lainnya
  • Dagu yang menonjol atau dagu yang tumpul dengan penonjolan di bagian mulut pun tidak akan cukup ditangani dengan hanya menjalani operasi mulut menonjol saja
  • Mendapatkan diagnosa yang salah atau takut menjalani operasi dua rahang sehingga menjalani operasi lain, namun merasa tidak puas dengan hasilnya

Jika terdapat kesalahan saat operasi

Setelah menjalani operasi dua rahang, masih terdapat efek samping atau masalah lain yang tersisa

  • Setelah menjalani operasi dua rahang, bentuk dan fungsi dagu serta tampak wajah belum membaik atau masih bermasalah.
  • Terjadi kondisi dimana proses operasi pelancipan dagu terlalu berlebihan sehingga membuat cekungan di kedua sisi hidung dan menjadi turun seperti orang yang tidak bergigi
  • Terjadi efek samping yang merusak saraf atau otot saat operasi

Tingkat Kompleksitas Operasi Revisi Dua Rahang

Alasan mengapa operasi revisi dua rahang lebih rumit!

Adanya keterbatasan pada tulang dagu yang terpotong

Terdapat keterbatasan dalam membuat bentuk atau memotong tulang dagu yang pernah terpotong sekali sebelumnya yang digunakan untuk membuat gabungan yang baru.

Titik untuk fiksasi tulang tidak mencukupi

Terdapat keterbatasan dalam penentuan titik fiksasi karena telah digunakan untuk pin fiksasi pada operasi sebelumnya.

Struktur anatomi yang telah dibedah

Tingkat operasi yang kompleks karena harus mengubah ulang struktur tulang wajah, saraf dan otot wajah yang telah mengalami perubahan dari operasi sebelumnya.

3 KEY POINT Operasi Revisi Dua Rahang

Keistimewaan Operasi Revisi Dua Rahang di Rumah Sakit Operasi Plastik id
Agar menjadi operasi yang terakhir dan tidak ada pengulangan lagi

1. Rumah sakit yang memiliki sistem konsultasi terintegrasi

Kerjasama Ahli bedah + Ahli mulut dan maksilofasial + Ahli gigi

  • Sebelum operasi para ahli dari berbagai bidang mengadakan diskusi untuk merancang proses operasi
  • Pengawasan bersama perkembangan pasien setelah operasi dan review hasil operasi
2. Rumah sakit operasi plastik yang mengetahui berbagai penanganan proses operasi

Kemampuan Operasi Dua Rahang + Para Ahli Berpengalaman dalam Pengobatan

  • Melaksanakan operasi sesuai dengan situasi dan kondisi pasien
  • Telah berpengalaman dalam memimpin berbagai macam kondisi operasi dua rahang dan mulut yang menonjol
3. Rumah sakit yang melakukan operasi dengan aman

Diagnosa yang tepat+monitoring personal dengan ahli bagian anestesi+sistem gawat darurat

  • Melakukan operasi plastik dengan aman dan pemeriksaan yang kompleks, diagnosa yang tepat dan pengelolaan sistem emergensi
  • Anestesi yang aman dengan sistem tanggung jawab dan live monitoring dan manajemen pemulihan

Comments are closed.